Masukkan Email anda untuk berlangganan Devaradise. Gratis!

Mengenal Co-working Space, Suasana Kerja Penuh Produktivitas dan Kreativitas

Co Working Space

Bagi anda yang sudah lama ‘menyelam’ di bidang teknologi, khususnya IT mungkin sering dengar apa itu Co-working Space. Dari namanya, sekilas bisa kita artikan bahwa Co-working Space adalah tempat kerja bersama. Sederhananya, memang betul.

Tetapi, benarkah Co-working Space hanyalah sekedar ‘tempat kerja bersama’ yang tidak berbeda dengan tempat-tempat kerja lain? yuk, baca sampai habis untuk mengetahui yang sebenarnya mengenai Co-working Space.

Co-working Space


Merangkum dari berbagai sumber yang saya baca, Co-working Space adalah sebuah tempat kerja atau kantor bersama di mana para penggunanya yang berasal dari berbagai latar belakang profesi saling berbagi, berkolaborasi dan berinteraksi satu sama lain. Inilah yang membedakan Co-working Space dari tempat kerja yang lain.

Saling berinteraksinya orang-orang dari berbagai keahlian yang berbeda menjadikan Co-working Space sebagai tempat belajar yang asik, memperluas jaringan dan berkolaborasi atau bekerja sama dalam sebuah project. Di beberapa Co-working Space seperti Evhive bahkan rutin diselenggarakan event dan seminar yang mendatangkan berbagai tokoh bisnis dan startup terkenal.

Suasana kerja seperti ini tentu menjadi lahan yang subur untuk tumbuhnya kreativitas dan inovasi, sekaligus juga menjadi pendongkrak produktivitas. Di sisi lain, Co-working Space juga menciptakan suasana nyaman dan bebas. Tidak ada yang mengikat atau membatasi anda untuk melakukan apapun selama itu tidak mengganggu pengguna lain.

“Lalu, apakah saya cocok bekerja di Co-working Space?”

Sebenarnya, siapapun yang bekerja dengan komputer/laptop, pekerjaan dengan tingkat konsentrasi tinggi, rapat atau berdiskusi dan hal-hal lain yang serupa bisa bekerja di Co-working Space. Namun, secara spesifik akan saya sebutkan siapa saja yang menurut saya sangat cocok untuk bekerja di Co-working Space.

1. Freelancer dan Remote Worker

Freelancer atau pekerja lepas adalah orang yang menerima dan mengerjakan sebuah pekerjaan dari client tanpa terikat perusahaan. Terkadang juga bisa disebut self-employee karena dia bertindak sebagai bos dan karyawannya. Sedangkan Remote Worker adalah istilah yang digunakan untuk orang-orang yang bekerja dari jarak jauh tanpa harus ke kantor, baik itu terikat sebagai karyawan sebuah perusahaan ataupun sebagai freelancer.

Freelancer dan remote worker biasanya bekerja sebagai penulis, penerjemah, programmer, desainer, video maker, blogger, internet marketer dan sebagainya. Saya pribadi adalah seorang freelancer sekaligus remote worker paruh waktu di samping pekerjaan saya sebagai mahasiswa.

Dari pengalaman saya sendiri, sejujurnya bekerja sebagai freelancer dan remote worker bisa dilakukan di rumah di dalam kamar selama masih ada laptop dan koneksi internet. Tanpa harus capek-capek keluar rumah sudah bisa bekerja, bahkan dalam kondisi belum mandi, hanya memakai celana pendek dan kaos dalam (benar-benar terjadi pada saya :p).


Tetapi, bekerja di rumah itu terlalu banyak gangguan, terlalu banyak rasa malas, terlalu banyak hal-hal negatif yang akan mengganggu produktifitas dan kreativitas bekerja. Beberapa kebiasaan buruk yang biasanya terjadi pada para remote worker terutama yang juga sebagai freelancer adalah :

  1. Bangun telat, jam 9 atau 10 dan baru mulai bekerja sehabis zuhur.
  2. Bekerja sampai malam, bahkan sering begadang karena mulai kerjanya telat.
  3. dan tentunya berefek pada pola hidup yang tidak sehat.

Awalnya, saya mengira ini hanya terjadi pada saya, tetapi setelah baca di forum dan akun-akun lawak seputar remote working, ternyata banyak juga yang seperti itu.

Bahkan, ada satu lagi fenomena yang sering kali menjadi masalah buat para remote worker yang bekerja di rumah, terutama yang sudah berkeluarga, yaitu dianggap pengangguran atau melihara tuyul :D. Saya sering mendengar cerita lucu ini di grup Kami Kerja Remote di facebook.

Jadi, bisa disimpulkan tempat kerja yang tepat untuk para freelancer maupun remote worker adalah Co-working Space. Walaupun harus mengeluarkan biaya untuk sewa, saya kira setimpal dengan manfaatnya :).

2. Project Team

Orang-orang yang bekerja untuk sebuah project biasanya membutuhkan tempat khusus baik untuk rapat maupun bekerja bersama-sama. Alih-alih bekerja di cafe atau di rumah, akan lebih baik jika bekerja di Co-working space. Alasannya, tidak seperti di cafe atau di rumah, Co-working Space lebih menunjang berbagai hal yang diperlukan untuk bekerja. Meja kerja nyaman, ruang rapat, dan koneksi internet sudah terjamin semuanya.

Selain itu, banyaknya pengguna lain dari berbagai keahlian di Co-working space yang sama bisa mempermudah team jika membutuhkan anggota baru. Hal ini tentu akan lebih efektif dan mempercepat selesainya project.

3. Start-up Team

Seperti yang kita tahu, Start-up merintis usaha atau project dari nol yaitu saat sebuah gagasan dan inovasi disepakati untuk direalisasikan bersama. Sering kali, para perintis startup adalah orang-orang biasa yang hanya bermodal ide dan skill.

Tentu, untuk orang-orang seperti ini, sangat berat untuk langsung memiliki kantor atau basis kerja sendiri. Co-working space menjadi solusi terbaik bagi mereka untuk mulai merintis usaha yang akan di bangun. Iklim kerja di Co-working Space sangat membantu start-up untuk berkembang.

Di samping fasilitas yang memadai, mereka akan disuguhkan lingkungan di mana inovasi dan kreativitas tumbuh subur. Mereka bisa saling berdiskusi dan berkolaborasi dengan orang dari luar tim mengenai ide usahanya atau hal lain yang masih terkait.

4. Travellers atau Digital Nomads

Beberapa pekerjaan pada zaman sekarang ini memungkinkan orang-orang bekerja sambil jalan-jalan (Digital Nomad), khususnya para remote worker. Saat kita sedang melakukan perjalanan dan membutuhkan tempat untuk bekerja dengan suasana yang kondusif, Co-working Space bisa menyediakan semua itu.


Para traveller tidak perlu khawatir tidak bisa bekerja secara optimal saat dalam perjalanan. Tentunya, dalam hal ini, Co-working space adalah solusi terbaik ketimbang harus bekerja di cafe ataupun tempat lainnya.

Saya yakin, selain orang-orang di atas, masih banyak yang membutuhkan Co-working Space sebagai tempat bekerja. Kalau anda punya tambahan lain, silahkan tambahkan di komentar :).

“Lalu, Co-working Space manakah yang terbaik dan paling cocok buat saya ?”

Kalau sudah sampai pada pertanyaan ini, sebenarnya yang terbaik dan cocok itu relatif. Bisa berbeda tiap orang sesuai preferensi dan kebutuhan masing-masing. Tetapi, jika saya kesampingkan hal-hal subjektif seperti itu dan membandingkan beberapa Co-working Space yang ada di Indonesia khususnya Jabodetabek, saya merekomendasikan Evhive.

Dibandingkan dengan Co-working Space lain di Jakarta, Evhive terbilang masih baru, yaitu di luncurkan di bulan Juni 2015. Namun, perkembangannya cukup cepat.

Saat ini Evhive memiliki 7 kantor, yaitu 6 kantor di Jakarta, dan 1 Kantor di BSD, Tangerang Selatan. Selengkapnya mengenai lokasi Evhive, bisa cek di sini.

Lalu, apa bedanya Evhive dari Co-working Space yang lain ?

1. Harga Lebih Terjangkau

Dibandingkan dengan Co-working Space lain yang di Indonesia khususnya Jabodetabek, Evhive terbilang lebih murah dari yang lain. Kita bisa menyewa space di sana mulai dari 50.000 per hari. Sangat cocok buat anda yang masih coba-coba menggunakan Co-working Space.

Kalau tidak percaya, anda bisa bandingkan harga Evhive dan yang lain di postingan-postingna ini :

https://www.rappler.com/indonesia/102136-co-working-space-jakarta
https://id.techinasia.com/daftar-coworking-space-di-jakarta-indonesia

2. Fasilitas Lengkap

Walaupun harga lebih terjangkau, bukan berarti fasilitasnya tidak lengkap. Koneksi internet yang cepat, Kopi gratis, Loker pribadi dan tentunya tempat kerja yang nyaman bisa anda dapatkan di Evhive. Selengkapnya mengenai fasilitas yang didapat, anda bisa cek berdasarkan plans di sini.

Co Working Space

3. Event dan Seminar Rutin

Evhive juga sering mengadakan event dan seminar secara rutin. Event-event ini diselenggarakan dalam berbagai bentuk mulai dari seminar, olahraga, bahkan challenge. Beberapa event juga memuat isu-isu hangat seputar teknologi dan startup sehingga kita tidak ketinggalan update terbaru.


Dalam event-event ini, sering kali Evhive mengundang para entrepreneur dan tokoh start-up terkenal sebagai narasumber. Dengan mengikuti event-event tersebut, tentunya kita akan memperluas koneksi, pengetahuan dan keterampilan kita.

Selengkapnya mengenai event-event di Evhive, bisa anda cek di sini.

4. Lingkungan Start-up

Dilihat dari berbagai event yang telah diselenggarakan, orang-orang di Evhive dan fasilitasnya, Evhive sangat mendukung tumbuh dan berkembangnya start-up – start-up baru di Indonesia. Banyak event-event yang membahas seputar start-up serta tokoh-tokohnya yang inspirasional.

Professional di salah satu Event

So, bagi anda yang sedang merintis sebuah start-up, bekerja di Evhive adalah sebuah pilihan yang sangat tepat.

Pada akhirnya, adalah pilihan anda untuk bekerja di mana pun. Yang jelas, jangan hanya berjalan di tempat, bekerja tiap hari dan terkurung dalam ruang yang sama tanpa ada perubahan yang lebih baik.

Yang saya tahu, bekerja di Co-working space adalah satu langkah maju menuju peningkatan berbagai kualitas dalam karir kita. Mulai dari kemampuan, jaringan kerja, pengetahuan baru yang di dapat bahkan sampai pola hidup yang lebih baik.

Sekian dari saya, semoga bermanfaat :).

~Muhammad Syakirurohman~

Referensi :

https://evhive.co/
https://www.rappler.com/indonesia/102136-co-working-space-jakarta
https://id.techinasia.com/daftar-coworking-space-di-jakarta-indonesia

6 thoughts on “Mengenal Co-working Space, Suasana Kerja Penuh Produktivitas dan Kreativitas

Tinggalkan Balasan